Peneliti telah mengembangkan perangkat lunak yang berfungsi memverifikasi tulisan tanda tangan. Saat ini smartwatch sendiri telah menggunakannya, dan diketahui dioperasikan oleh satu dari enam orang di dunia. “Ini merupakan perangkat populer dengan fitur tambahan yang seharusnya bisa dimanfaatkan banyak orang,†ungkap Erez Shmueli dari Tel Aviv University (TAU),seperti dinukil dari laman Deccan Chronicle. “Mengingat bagaimana betapa tergantungnya kita pada tanda tangan, sehingga perlu bagi kami memutuskan untuk mengembangkan perangkat lunak yang bisa memverifikasi tersebut,†ujar Shmueli. Tim penguji meminta siswa untuk melakukan tanda tangan di tablet dengan menggunakan pulpen digital. Setelah itu para siswa diminta melakukan pemalsuan tanda tangan, dan smartwatch tersebut bisa mendeteksinya. Teknologi ini akan mengubah generik menjadi ahli verifikator tanda tangan. “Perangkat seperti smartwatch ini jelas akan memberi keuntungan pada perangkat yang bisa dipakai,†imbuhnya. Selanjutnya ia ingin melakukan pendekatan dengan metode offline maupun online verifikasi tanda tangan. “Kami juga menginginkan investigasi pilihan kombinasi data yang dikumpulkan dari perangkat tablet untuk akurasi verifikasi lebih tinggi,†tambahnya.
Berita Terkini Lainnya
JK Ungkap Komitmen Afghanistan soal Pendidikan untuk Perempuan Dhani Irawan
Isu kesetaraan gender di Afghanistan sejak dipimpin Taliban mendapatkan sorotan paling tajam di mata...
Baca Berita →Kapan Lebaran Iduladha 2024 Versi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah?
Pemerintah, melalui Kementerian Agama, bakal menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 1445 Hijriah pada...
Baca Berita →Puluhan Bahasa Daerah Terancam Punah, Revitalisasi Terus Digiatkan
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 25 bahasa daerah di Indonesia berstatus terancam punah, bahkan 11 b...
Baca Berita →Penjelasan Meta, Penyebab Facebook dan Instagram Down Tadi Malam
KOMPAS.com - Media sosial di bawah naungan Meta, termasuk Facebook dan Instagram tumbang alias down...
Baca Berita →