Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika () Johnny G. Plate menjamin aplikasi pelacak (Covid-19) PeduliLindungi aman digunakan oleh masyarakat karena memerhatikan perlindungan data pribadi pengguna. Aplikasi ini mampu melakukan penelusuran dan pergerakan pasien Covid-19 selama 14 hari ke belakang. Aplikasi buatan Indonesia yang bisa diunduh di Play Store maupun di App Store ini juga akan memberi tahu pengguna apabila pernah berinteraksi dengan pasien corona. "Aplikasi (ini) ada yang sampaikan di media sosial tidak aman, saya tegaskan aplikasi ini aman, data-data terkait data pribadi telah kami lindungi melalui keputusan menteri," kata Johhny dalam jumpa pers virtual, Sabtu (18/4). Johnny telah memerintahkan kepada pengelola aplikasi untuk menghapus seluruh data pengguna pada saat kondisi darurat berakhir. "Kami mewajibkan semua pihak yang mengelola aplikasi untuk menghapus dan membersihkan data nanti di saat keadaan masa darurat ini berakhir," kata Johnny Lebih lanjut, Johnny mengatakan saat ini aplikasi telah diunduh lebih dari 1,9 juta. Di sisi lain, ia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang mengunduh aplikasi PeduliLindungi, mengingat di Indonesia saat ini tercatat ada 100 juta orang memiliki ponsel pintar. Agar memancing jumlah pengunduhan aplikasi, Johnny kemudian meminta aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri, serta pegawai Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) dan anak perusahaan agar mengambil inisiatif mengunduh PeduliLindungi. "Kami mewajibkan semua pihak yang mengelola aplikasi untuk menghapus dan membersihkan data nanti di saat keadaan masa darurat ini berakhir," kata Johnny. Lebih lanjut, Johnny mengatakan saat ini aplikasi telah diunduh lebih dari 1,9 juta. Di sisi lain, ia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang mengunduh aplikasi PeduliLindungi, mengingat di Indonesia saat ini tercatat ada 100 juta orang memiliki ponsel pintar. Agar memancing jumlah pengunduhan aplikasi, Johnny kemudian meminta aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri, serta pegawai Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) dan anak perusahaan agar mengambil inisiatif mengunduh PeduliLindungi.
Berita Terkini Lainnya
JK Ungkap Komitmen Afghanistan soal Pendidikan untuk Perempuan Dhani Irawan
Isu kesetaraan gender di Afghanistan sejak dipimpin Taliban mendapatkan sorotan paling tajam di mata...
Baca Berita →Kapan Lebaran Iduladha 2024 Versi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah?
Pemerintah, melalui Kementerian Agama, bakal menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 1445 Hijriah pada...
Baca Berita →Puluhan Bahasa Daerah Terancam Punah, Revitalisasi Terus Digiatkan
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 25 bahasa daerah di Indonesia berstatus terancam punah, bahkan 11 b...
Baca Berita →Penjelasan Meta, Penyebab Facebook dan Instagram Down Tadi Malam
KOMPAS.com - Media sosial di bawah naungan Meta, termasuk Facebook dan Instagram tumbang alias down...
Baca Berita →