KOMPAS.com - Setelah merilis fitur Instant Articles yang memungkinkan loading berita semakin cepat dan ringan, Facebook kini menguji coba fitur serupa untuk video yang bertajuk “ Instant Videosâ€. Konsep dan mekanismenya sama, hanya saja platform Instant Videos lebih hemat data ketika memutar konten video. Intant Videos memungkinkan smartphone mengunduh video-video di linimasa Facebook ketika pengguna terhubung ke Wi-Fi. Ketika membuka aplikasi Facebook, pengguna bisa langsung menonton video tanpa buffering dan tanpa memakan kuota data. Adapun video yang telah terunduh dengan Wi-Fi akan ditandai dengan ikon berbentuk petir. Pengguna bisa memutar video itu tanpa khawatir dengan sisa kuota data yang dimiliki. Selain untuk konten video di linimasa, Instant Videos juga dipersiapkan menyambut tab “Watch†teranyar dari Facebook. Pada tab tersebut, Facebook menghadirkan tayangan-tayangan video orisinil serupa Netflix. Keberadaan Instant Videos bisa dimanfaatkan untuk mengunduh konten pada Watch ketika terhubung Wi-Fi. Alhasil, pengguna lebih nyaman menonton konten Watch di mana pun dan kapan pun, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (12/9/2017) dari TechCrunch. Juru bicara Facebook mengatakan, saat ini Instant Videos baru disediakan untuk pengguna Android dalam jumlah sangat terbatas. Tujuan fitur ini jelas untuk menghapus hambatan pengguna dalam menonton video, sebab konten video sedang naik daun. Studi eMarketer menunjukkan keterikatan pengguna Instagram meningkat 53 persen untuk konten-konten video. Facebook menyadari hal ini, sehingga mendorong distribusi video yang lebih kaya, baik dari platformnya sendiri maupun pengguna. Pengguna Facebook kini tak ubahnya content creator di YouTube yang bisa meraup duit dari iklan. Facebook membagi 55 persen pendapatan iklan yang disisipkan ke video-video para content creator. Untuk Instant Videos sendiri, belum jelas kapan tersedia secara umum untuk semua khalayak. Kita tunggu saja.
Berita Terkini Lainnya
JK Ungkap Komitmen Afghanistan soal Pendidikan untuk Perempuan Dhani Irawan
Isu kesetaraan gender di Afghanistan sejak dipimpin Taliban mendapatkan sorotan paling tajam di mata...
Baca Berita →Kapan Lebaran Iduladha 2024 Versi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah?
Pemerintah, melalui Kementerian Agama, bakal menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 1445 Hijriah pada...
Baca Berita →Puluhan Bahasa Daerah Terancam Punah, Revitalisasi Terus Digiatkan
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 25 bahasa daerah di Indonesia berstatus terancam punah, bahkan 11 b...
Baca Berita →Penjelasan Meta, Penyebab Facebook dan Instagram Down Tadi Malam
KOMPAS.com - Media sosial di bawah naungan Meta, termasuk Facebook dan Instagram tumbang alias down...
Baca Berita →