Misi Facebook di masa diungkap oleh sang pemilik, Mark Zuckerberg pada perhelatan Facebook F8 beberapa waktu lalu. Kali ini, Facebook akan mencoba mengembangkan kacamata AR (Augmented Reality) untuk menggabungkan dunia nyata dan digital. Lucunya, fitur-fitur yang direncanakan Facebook begitu tidak terpikirkan, dan sepertinya masih terlalu jauh untuk direalisasikan. Michael Abrash, kepala ilmuwan perusahaan VR milik Facebook Oculus mengungkapkan sedikit fitur yang akan disematkan ke kacamata tersebut. Misalnya, kacamata itu akan menunjukkan nama orang di atas kepala ketika kita sedang melihat seseorang. Kacamata tersebut juga bisa memberi tahu jika anak mengalami gejala demam, atau sakit tertentu. Kacamata AR ini juga bisa memberi akses serasa meja kerja kita, ketika kita dalam penerbangan atau perjalanan jauh. Luar biasa! Benar saja, tim Facebook pun memperkirakan kacamata ini baru bisa siap pada lima tahun mendatang. Itupun baru rancangan awal yang bila ditambah proses produksi, bisa mencapai 10 tahun lamanya. Walaupun terasa masih jauh, tetapi sepertinya Facebook tidak sendirian dalam mengembangkan teknologi ini. Beberapa raksasa teknologi lainnya juga telah melakukan investasi besar di AR. Snapchat menjadi pelopor kacamata-kamera dengan filter layaknya teknologi AR. Sedangkan Apple dilaporkan sedang mulai membangun riset untuk teknologi AR. Dengan adanya teknologi AR ini, kita jadi semakin mengetahui masa depan. Beberapa tahun lagi, kita tidak perlu mengeluarkan telepon untuk melakukan segala aktivitas digital. Cukup dengan kacamata yang bisa kita pakai kemana saja.
Berita Terkini Lainnya
JK Ungkap Komitmen Afghanistan soal Pendidikan untuk Perempuan Dhani Irawan
Isu kesetaraan gender di Afghanistan sejak dipimpin Taliban mendapatkan sorotan paling tajam di mata...
Baca Berita →Kapan Lebaran Iduladha 2024 Versi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah?
Pemerintah, melalui Kementerian Agama, bakal menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 1445 Hijriah pada...
Baca Berita →Puluhan Bahasa Daerah Terancam Punah, Revitalisasi Terus Digiatkan
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 25 bahasa daerah di Indonesia berstatus terancam punah, bahkan 11 b...
Baca Berita →Penjelasan Meta, Penyebab Facebook dan Instagram Down Tadi Malam
KOMPAS.com - Media sosial di bawah naungan Meta, termasuk Facebook dan Instagram tumbang alias down...
Baca Berita →