Global Mobile App Summit and Awards (GMASA) 2017 untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga hadir untuk membuka ajang mobile innovation yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017) tersebut. Acara yang dihadiri developer ini digelar setelah diselenggarakan di China dan India. Indonesia disambangi karena telah menjadi pasar smartphone ketiga terbesar di Asia Pasifik. Apalagi, perkembangan bisnis startup juga mulai tumbuh pesat di Tanah Air. Jakarta menjadi kota keempat setelah Bangladesh, Bangkok dan Bungalore. "Kami sangat bersemangat untuk membawa GMASA ke Indonesia untuk pertama kalinya karena kami menyadari potensi besar negara ini dengan pengguna smartphone yang diperkirakan akan tumbuh dengan cepat sejalan dengan seluruh perkembangan ekonomi di perkembangan ekonomi terbesar Asia Tenggara," ujar Venkatesh, Founder dan Chairman GMASA. Lebih lanjut ia mengatakan, perkembangan jaringan 4G dan smartphone murah membuat 100 juta populasi mendapat akses internet dengan 40 persen penetrasi. "Penetrasi ini jika dibandingkan dengan besarnya populasi pemuda sangat menjanjikan bagi Indonesia terutama untuk mendukung gaya hidup digital dan memberikan dampak pada industri beragam terutama startup," papar Venkatesh. Ahmad M. Ramli, Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika (PPI) dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran ajang ini di Indonesia. Dia mengatakan bahwa selain inovasi, penting untuk menjaga keamanan hak cipta pemilik platform dan aplikasi. "Saya ingin mengatakan dalam kesempatan ini bahwa Indonesia memiliki safe harbour. Regulasi ini melindungi masyarakat agar bisa kreatif, mendapatkan uang dari hobi tetapi jangan melupakan keamanan dan hak cipta," ujarnya dalam pembukaan.
Berita Terkini Lainnya
JK Ungkap Komitmen Afghanistan soal Pendidikan untuk Perempuan Dhani Irawan
Isu kesetaraan gender di Afghanistan sejak dipimpin Taliban mendapatkan sorotan paling tajam di mata...
Baca Berita →Kapan Lebaran Iduladha 2024 Versi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah?
Pemerintah, melalui Kementerian Agama, bakal menggelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 1445 Hijriah pada...
Baca Berita →Puluhan Bahasa Daerah Terancam Punah, Revitalisasi Terus Digiatkan
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 25 bahasa daerah di Indonesia berstatus terancam punah, bahkan 11 b...
Baca Berita →Penjelasan Meta, Penyebab Facebook dan Instagram Down Tadi Malam
KOMPAS.com - Media sosial di bawah naungan Meta, termasuk Facebook dan Instagram tumbang alias down...
Baca Berita →